Studi aliran daya adalah studi tentang perhitungan
tegangan, arus, daya dan faktor daya yang terdapat pada berbagai titik dalam
suatu sistem tenaga listrik pada keadaan normal. Studi aliran daya sangat
penting dalam perencanaan pengembangan sistem tenaga listrik untuk masa yang
akan datang, karena pengoperasian yang baik dari sistem tersebut banyak
bergantung dengan sistem tenaga yang lain, penambahan
beban, penambahan stasiun pembangkit serta saluran transmisi. Selain itu, perlu
dilakukan optimasi terhadap daya reaktif.
Daya
reaktif sangat penting karena melalui daya reaktif dapat dipertimbangkan banyak
faktor, diantaranya rugi-rugi jaringan, level tegangan, kestabilan tegangan dan
lainnya. Perencanaan terhadap pengoptimalan daya reaktif meliputi penggunaan
kompensator kapasitor seperti pemilihan titik kompensasi beban reaktif,
pembuatan dan solusi dari model matematis yang digunakan. Pada sistem tenaga
listrik sebenarnya ada empat permasalahan yang terjadi, yaitu aliran beban,
hubung singkat, stabilitas aliran dan pengamanan atau proteksi. Dalam pengaman
aliran daya sendiri, kerja dilakukan untuk menjaga agar kondisi aliran daya
tetap stabil dan sistem dapat bekerja dengan baik. Maka saya berencana melakukan penelitian mengenai “optimasi penempatan kapasitor pada sistem tenaga listrik dengan menggunakan algoritma genetik”
Penelitian ini
bertujuan untuk mencari dan menentukan lokasi serta ukuran optimum kapasitor
yang akan digunakan pada sistem tenaga listrik serta mengurangi rugi-rugi daya
yang terjadi sehingga diperoleh kondisi kualitas aliran daya yang baik dan
kestabilan tegangan pada sistem tenaga listrik. Hasil penelitian ini dapat
dimanfaatkan untuk menentukan letak optimal pada penempatan kapasitor bank
sehingga mampu meminimalisir rugi-rugi daya yang terjadi dan diharapkan
nantinya mampu meminimalis biaya-biaya yang terjadi akibat rugi-rugi daya dan
penggunaan kapasitor.
Penggunaan kapasitor sendiri mencakup pada masalah
penempatan, penggantian dan penentuan ukuran. Selain itu, metode penempatan
kapasitor yang digunakan sangat mempengaruhi kinerja dan stabilitas sistem
tenaga listrik yang terjadi. Penempatan kapasitor bank yang dilakukan secara
paralel dan ukuran MVAR yang sesuai akan memberikan kompensasi daya reaktif,
peningkatan pengaturan tegangan, perbaikan faktor daya, dan pengurangan
rugi-rugi daya. Kapasitor yang digunakan mencakup penentuan jumlah, tipe lokasi
dan ukuran kapasitor yang optimal yang dapat meminimalkan biaya tahunan
rugi-rugi daya dan biaya penggunaan kapasitor.
Untuk
mendapatkan informasi mengenai aliran daya dan tegangan sistem tenaga listrik
dalam kondisi operasi tunak. Informasi ini sangat dibutuhkan guna mengevaluasi
unjuk kerja sistem tenaga listrik dan menganalisa kondisi pembangkitan maupun
pembebanan. Analisa ini memerlukan informasi aliran daya dalam kondisi normal
maupun darurat. Studi aliran daya dalam sistem tenaga listrik memerlukan
representasi atau pemodelan komponen sistem tenaga listrik. Suatu sistem
kelistrikkan tiga fasa yang seimbang selalu diselesaikan per fasa dan
digambarkan dalam diagram satu garis yang sesuai dengan sistem tersebut. Tujuan
diagram satu garis itu untuk memberikan semua informasi yang diperlukan. Dalam
berbagai kasus, diagram satu garis berbedabeda sesuai dengan persoalan yang
akan diselesaikan. Misalnya dalam studi aliran daya, beban-beban dan hambatan –
hambatan seperti impedansi, resistansi dan induktasi harus digambarkan.
Teknik algoritma genetik adalah
algoritma stokastik yang memanfaatkan fenomena alam. Gagasan di belakang
algoritma genetik adalah mengerjakan yang dikerjakan oleh alam. Metode ini
memiliki algoritma probabilitas yang sangat berbeda dari algoritma acak yang
mengkombinasikan elemen-elemen dari pelacakan secara stokastik dan terarah.
Genetik algoritma menggunakan kata-kata yang dipinjam dari genetik alam. Pada
metode ini akan dibicarakan mengenai individu (genotip, struktur) dalam sebuah
populasi. Individu-individu itu disebut benang-benang yang tersusun menjadi
kromosom.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar